Cover
2025-09-24 10:07:35 admin Panen, 1 view

Waktu Panen

Waktu Panen Kelapa Sawit

Waktu panen yang tepat sangat penting dalam budidaya kelapa sawit. Pemanenan yang terlambat atau terlalu cepat dapat memengaruhi jumlah Tandan Buah Segar (TBS) yang dihasilkan, serta kualitas minyak CPO yang diperoleh. Oleh karena itu, memahami tanda-tanda buah sawit yang matang sangat krusial untuk mendapatkan hasil panen terbaik.

🌱 Usia Tanaman Sawit

Kelapa sawit mulai berbuah dan siap dipanen pada usia 30–36 bulan setelah tanam, tergantung pada kondisi lahan, perawatan, dan varietas bibit yang digunakan.

Pada usia ini, sawit akan mulai menghasilkan tandan yang berisi buah yang bisa dipanen dan diproses menjadi CPO.

Penting: Sebelum 30 bulan, buah sawit tidak akan menghasilkan jumlah dan kualitas TBS yang optimal, sehingga pemanenan tidak direkomendasikan.

🔍 Tanda Buah Sawit Matang

Pemanenan yang tepat waktu sangat bergantung pada tanda-tanda kematangan buah. Berikut adalah beberapa tanda utama bahwa buah sawit sudah cukup matang dan siap dipanen:

  • 5–10 Brondolan Jatuh dari Tandan: Brondolan yang jatuh adalah tanda bahwa buah sudah matang dan siap dipanen. Mengabaikan tanda ini bisa menyebabkan buah terlalu matang dan akhirnya busuk.
  • Tandan Mulai Menguning: Tandan yang matang akan mulai menguning, dan warna buah akan terlihat lebih cerah dan merata. Ini memengaruhi kandungan minyak dalam buah sawit.
  • Brondolan Mudah Terlepas dari Tandan: Jika brondolan bisa terlepas dengan mudah hanya dengan sedikit tekanan, itu menandakan buah sudah matang dan siap dipanen.

📅 Pentingnya Memanen pada Waktu yang Tepat

Pemanenan Terlambat

  • Jika buah sawit dipanen terlalu terlambat, kualitas TBS akan menurun. Buah yang terlalu matang cenderung membusuk lebih cepat dan mengurangi rendemen minyak.
  • Tanaman sawit yang dibiarkan terlalu lama tanpa dipanen juga bisa menyebabkan buah jatuh sebelum waktunya, mengakibatkan kehilangan hasil yang signifikan.

Pemanenan Terlalu Cepat

  • Jika buah dipanen terlalu cepat, kandungan minyak dalam buah akan rendah dan hasil TBS tidak optimal.
  • Pemanenan yang terburu-buru juga dapat mengurangi kualitas minyak CPO yang dihasilkan karena buah belum cukup matang untuk menghasilkan minyak yang maksimal.

🛠️ Teknik Pemanenan yang Benar

Setelah memastikan tanda-tanda kematangan muncul, pemanenan dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat pemanen seperti egrek (untuk pohon rendah) atau dodos (untuk pohon tinggi).

Tandan yang sudah dipotong harus segera dikumpulkan dan dibawa ke tempat pengolahan untuk menghindari pembusukan lebih lanjut.

📌 Ringkasan Waktu Panen

✅ Usia Tanaman: 30–36 bulan setelah tanam.
✅ Tanda Buah Matang: 5–10 brondolan jatuh dari tandan, warna tandan menguning, brondolan mudah terlepas.
✅ Waktu Panen yang Tepat: Pastikan untuk tidak menunda panen agar kualitas TBS dan CPO tetap optimal.