Tahap Main-Nursery
Main-Nursery Kelapa Sawit
Setelah melewati pre-nursery selama ±3 bulan, bibit sawit yang sehat akan dipindahkan ke tahap berikutnya, yaitu main-nursery (persemaian utama). Fase ini sangat penting karena menjadi tempat pembibitan sampai bibit siap tanam di lahan permanen. Main-nursery bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan bibit, memperbanyak daun, dan membentuk sistem akar yang lebih kokoh.
Tujuan Main-Nursery
-
Memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi akar dan batang.
-
Menyiapkan bibit agar mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan.
-
Menjaga bibit tetap sehat, seragam, dan siap dipindahkan setelah berumur 12–14 bulan.
🛠️ Proses di Main-Nursery
1. Persiapan Polybag Besar
-
Gunakan polybag ukuran 40 × 50 cm dengan ketebalan minimal 0,12 mm.
-
Buat lubang-lubang kecil di bagian bawah untuk menghindari genangan air.
-
Isi dengan tanah top soil yang gembur dan subur. Bila perlu, tambahkan sedikit pasir atau kompos untuk memperbaiki struktur tanah.
2. Pemindahan Bibit
-
Bibit pre-nursery yang sehat (memiliki 3–4 helai daun sempurna) dipindahkan ke polybag besar.
-
Pemindahan dilakukan hati-hati agar akar tidak rusak.
-
Tanam bibit pada kedalaman yang sama dengan posisi semula, jangan terlalu dalam atau dangkal.
3. Penyusunan Polybag
-
Susun polybag dengan jarak 90 × 90 cm atau sesuai kapasitas lahan pembibitan.
-
Atur agar bibit mendapat cukup cahaya matahari namun tetap mudah dijangkau untuk pemeliharaan.
Pemeliharaan di Main-Nursery
-
Penyiraman
-
Dilakukan secara rutin, minimal 1–2 kali sehari, terutama pada musim kemarau.
-
Gunakan sistem selang, sprinkler, atau gembor agar air merata ke seluruh bibit.
-
-
Pemupukan
-
Pupuk diberikan secara teratur sesuai umur bibit.
-
Umur 3–6 bulan: gunakan pupuk NPK dengan dosis rendah, diberikan setiap 2 minggu.
-
Umur 6–12 bulan: dosis pupuk ditingkatkan, bisa ditambah unsur mikro (misalnya MgSO₄ untuk mencegah daun pucat).
-
-
Penyiangan Gulma
-
Gulma yang tumbuh di sekitar polybag harus rutin dibersihkan agar tidak mengganggu pertumbuhan bibit.
-
Penyiangan bisa dilakukan manual dengan tangan atau cangkul kecil.
-
-
Pengendalian Hama & Penyakit
-
Waspadai serangan ulat pemakan daun, jamur, atau bercak daun.
-
Lakukan penyemprotan fungisida atau insektisida bila diperlukan, dengan dosis sesuai anjuran.
-
-
Seleksi Berkala
-
Setiap 1–2 bulan lakukan seleksi bibit.
-
Buang bibit yang tumbuh tidak normal: kerdil, batang lemah, daun kuning, atau terserang penyakit.
-
Hanya bibit sehat yang dipertahankan untuk dipindahkan ke lapangan.
-
Lama Waktu di Main-Nursery
-
Bibit sawit dirawat di main-nursery hingga berumur 12–14 bulan.
-
Pada usia ini, bibit yang sehat umumnya memiliki 8–12 helai daun, batang kokoh, dan akar kuat.
-
Bibit sudah siap dipindahkan ke lahan kebun permanen.
Hal yang Harus Dihindari
-
Jangan menumpuk polybag terlalu rapat karena bibit akan saling berebut cahaya.
-
Jangan menunda pemupukan, karena kekurangan nutrisi membuat pertumbuhan bibit tidak seragam.
-
Hindari pemindahan bibit pada siang hari terik — lakukan pagi atau sore untuk mengurangi stres tanaman.
✅ Polybag besar 40 × 50 cm berisi tanah subur.
✅ Bibit dirawat 12–14 bulan dengan penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan kontrol hama.
✅ Seleksi berkala sangat penting: hanya bibit sehat yang layak masuk ke kebun.
✅ Bibit siap tanam ketika memiliki 8–12 helai daun dan batang kokoh.