Cover
2025-08-23 09:28:30 admin Pembibitan, 1 view

Tahap Main-Nursery

Main-Nursery Kelapa Sawit

Setelah melewati pre-nursery selama ±3 bulan, bibit sawit yang sehat akan dipindahkan ke tahap berikutnya, yaitu main-nursery (persemaian utama). Fase ini sangat penting karena menjadi tempat pembibitan sampai bibit siap tanam di lahan permanen. Main-nursery bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan bibit, memperbanyak daun, dan membentuk sistem akar yang lebih kokoh.

Tujuan Main-Nursery

  1. Memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi akar dan batang.

  2. Menyiapkan bibit agar mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan.

  3. Menjaga bibit tetap sehat, seragam, dan siap dipindahkan setelah berumur 12–14 bulan.

🛠️ Proses di Main-Nursery

1. Persiapan Polybag Besar

  • Gunakan polybag ukuran 40 × 50 cm dengan ketebalan minimal 0,12 mm.

  • Buat lubang-lubang kecil di bagian bawah untuk menghindari genangan air.

  • Isi dengan tanah top soil yang gembur dan subur. Bila perlu, tambahkan sedikit pasir atau kompos untuk memperbaiki struktur tanah.

2. Pemindahan Bibit

  • Bibit pre-nursery yang sehat (memiliki 3–4 helai daun sempurna) dipindahkan ke polybag besar.

  • Pemindahan dilakukan hati-hati agar akar tidak rusak.

  • Tanam bibit pada kedalaman yang sama dengan posisi semula, jangan terlalu dalam atau dangkal.

3. Penyusunan Polybag

  • Susun polybag dengan jarak 90 × 90 cm atau sesuai kapasitas lahan pembibitan.

  • Atur agar bibit mendapat cukup cahaya matahari namun tetap mudah dijangkau untuk pemeliharaan.

Pemeliharaan di Main-Nursery

  1. Penyiraman

    • Dilakukan secara rutin, minimal 1–2 kali sehari, terutama pada musim kemarau.

    • Gunakan sistem selang, sprinkler, atau gembor agar air merata ke seluruh bibit.

  2. Pemupukan

    • Pupuk diberikan secara teratur sesuai umur bibit.

    • Umur 3–6 bulan: gunakan pupuk NPK dengan dosis rendah, diberikan setiap 2 minggu.

    • Umur 6–12 bulan: dosis pupuk ditingkatkan, bisa ditambah unsur mikro (misalnya MgSO₄ untuk mencegah daun pucat).

  3. Penyiangan Gulma

    • Gulma yang tumbuh di sekitar polybag harus rutin dibersihkan agar tidak mengganggu pertumbuhan bibit.

    • Penyiangan bisa dilakukan manual dengan tangan atau cangkul kecil.

  4. Pengendalian Hama & Penyakit

    • Waspadai serangan ulat pemakan daun, jamur, atau bercak daun.

    • Lakukan penyemprotan fungisida atau insektisida bila diperlukan, dengan dosis sesuai anjuran.

  5. Seleksi Berkala

    • Setiap 1–2 bulan lakukan seleksi bibit.

    • Buang bibit yang tumbuh tidak normal: kerdil, batang lemah, daun kuning, atau terserang penyakit.

    • Hanya bibit sehat yang dipertahankan untuk dipindahkan ke lapangan.

Lama Waktu di Main-Nursery

  • Bibit sawit dirawat di main-nursery hingga berumur 12–14 bulan.

  • Pada usia ini, bibit yang sehat umumnya memiliki 8–12 helai daun, batang kokoh, dan akar kuat.

  • Bibit sudah siap dipindahkan ke lahan kebun permanen.

Hal yang Harus Dihindari

  • Jangan menumpuk polybag terlalu rapat karena bibit akan saling berebut cahaya.

  • Jangan menunda pemupukan, karena kekurangan nutrisi membuat pertumbuhan bibit tidak seragam.

  • Hindari pemindahan bibit pada siang hari terik — lakukan pagi atau sore untuk mengurangi stres tanaman.

Polybag besar 40 × 50 cm berisi tanah subur.
Bibit dirawat 12–14 bulan dengan penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan kontrol hama.
Seleksi berkala sangat penting: hanya bibit sehat yang layak masuk ke kebun.
✅ Bibit siap tanam ketika memiliki 8–12 helai daun dan batang kokoh.