Pengangkutan
Setelah proses pengumpulan Tandan Buah Segar (TBS) selesai, langkah selanjutnya adalah pengangkutan TBS ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk diproses menjadi minyak CPO. Pengangkutan yang dilakukan dengan benar sangat penting untuk memastikan kualitas buah tetap terjaga dan menghindari kerusakan yang bisa mengurangi hasil produksi. Waktu angkut yang tepat, alat angkut yang sesuai, serta kecepatan transportasi memainkan peran besar dalam memastikan hasil yang optimal.
🎯 Tujuan Pengangkutan TBS ke PKS
- Menjaga Kualitas Buah: Segera mengangkut TBS ke PKS untuk menghindari penurunan kualitas buah yang dapat disebabkan oleh paparan panas, kelembaban, atau kontak dengan udara.
- Meminimalkan Kerusakan: Kerusakan fisik pada buah selama pengangkutan dapat menurunkan kualitas hasil akhir. Oleh karena itu, pengangkutan harus dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan alat angkut yang sesuai.
- Mengurangi Pembusukan: TBS yang tidak segera diangkut dan diproses dapat mulai membusuk atau terkontaminasi, yang menyebabkan kerugian pada hasil panen. Pembusukan yang terjadi di tempat pengumpulan juga dapat menurunkan rendemen dan kualitas minyak yang dihasilkan.
🛠️ Langkah-Langkah Pengangkutan TBS ke PKS
1. Waktu Pengangkutan yang Tepat
- Segera angkut TBS setelah dipanen dan dikumpulkan di tempat pengumpulan hasil (TPH). Waktu angkut sangat penting: semakin lama buah berada di lapangan, semakin tinggi potensi terjadinya penurunan kualitas.
- Idealnya, buah harus diproses dalam waktu 24 jam setelah dipanen untuk menjaga kualitas minyak.
2. Alat Angkut yang Sesuai
- Truk Terbuka: Truk terbuka dengan keranjang besar atau container bisa digunakan untuk mengangkut TBS dalam jumlah banyak.
- Truk Tertutup: Dapat digunakan untuk menghindari paparan langsung terhadap cuaca buruk, seperti hujan atau panas terik, yang bisa merusak kualitas buah.
- Pastikan TBS tidak tertumpuk terlalu rapat agar buah tidak tertekan atau rusak.
3. Jarak Tempuh dan Kecepatan Transportasi
- Jarak tempuh pengangkutan dari kebun ke PKS harus diperhatikan. Semakin jauh jaraknya, semakin besar risiko penurunan kualitas akibat waktu pengangkutan yang lama.
- Kecepatan transportasi berperan penting. Pastikan truk bergerak dengan kecepatan yang stabil untuk menghindari getaran atau goncangan yang bisa menyebabkan kerusakan pada buah.
4. Kebersihan dan Keamanan Selama Pengangkutan
- Jaga kebersihan truk atau alat angkut agar tidak ada bahan lain yang mencemari TBS.
- Pastikan bahwa alat angkut dalam kondisi baik dan tidak rusak, agar pengangkutan berjalan lancar dan buah tidak mengalami kerusakan.
- TBS yang tercemar dengan bahan asing atau bahan kimia lainnya dapat mempengaruhi hasil CPO yang akan diproses di PKS.
📌 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pengangkutan
- Jangan Biarkan Buah Terlalu Lama di Lapangan: TBS harus diangkut segera setelah dipanen dan tidak dibiarkan lebih dari 24 jam untuk menghindari pembusukan dan peningkatan kadar FFA.
- Hati-hati Saat Memuat dan Membongkar: Pastikan buah tidak tertekan atau terlindas. Penanganan kasar dapat merusak buah.
- Perhatikan Cuaca dan Kondisi Jalan: Pastikan alat angkut terlindungi dengan baik saat cuaca buruk. Perhatikan juga kondisi jalan agar perjalanan lebih lancar dan mengurangi risiko kerusakan buah.
- Pemeriksaan Rutin Selama Pengangkutan: Pastikan TBS tidak mengalami kerusakan atau pembusukan. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini dan meminimalkan kerugian.
📌 Ringkasan Pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS)
✅ Segera angkut TBS ke PKS setelah dipanen untuk menjaga kualitas buah.
✅ Alat angkut yang tepat: Gunakan truk atau alat angkut lainnya sesuai dengan volume TBS.
✅ Jarak tempuh dan kecepatan transportasi harus disesuaikan untuk memastikan buah sampai di PKS dalam kondisi optimal.
✅ Jaga kebersihan alat angkut dan hindari penanganan yang kasar pada TBS selama pengangkutan.