2025-08-23 09:42:14
admin
Penanaman,
1 view
Penanaman Bibit
Penanaman Bibit Sawit
Setelah persiapan penanaman, jarak tanam, lubang tanam, dan waktu tanam ditentukan, langkah berikutnya adalah menanam bibit sawit ke lahan permanen. Tahap ini harus dilakukan dengan hati-hati karena akan menentukan keberlangsungan hidup tanaman di lapangan.
Langkah-Langkah Penanaman
-
Melepaskan Polybag dengan Hati-hati
- Gunakan pisau tajam/silet untuk memotong polybag secara vertikal.
- Jangan menarik bibit paksa → bisa merusak akar & mengguncang media.
- Pastikan media tanah tetap utuh menempel pada akar (root ball).
-
Memasukkan Bibit ke Lubang Tanam
- Lubang tanam ukuran 60 × 60 × 60 cm disiapkan.
- Masukkan bibit dengan posisi tegak lurus, jangan miring.
- Kedalaman sama dengan posisi di polybag, jangan terlalu dalam/dangkal.
-
Menutup Akar dengan Top Soil
- Gunakan top soil untuk menutup akar.
- Pastikan akar tertutup rapat tanpa rongga udara.
-
Memadatkan Tanah Perlahan
- Tekan perlahan tanah di sekitar batang dengan tangan/kaki.
- Bibit berdiri kokoh, tidak goyah tertiup angin.
- Jangan terlalu keras agar akar tidak rusak.
-
Membuat Piringan
- Buat cekungan (piringan) radius 50–75 cm.
- Fungsi:
- Menampung air hujan/siraman → langsung ke akar.
- Mengurangi aliran air menjauh dari batang.
- Mempermudah penyiangan & pemupukan.
-
Memasang Ajir (Tanda Penanda)
- Ajir bambu/kayu ditancapkan ±30 cm dari batang bibit.
- Berfungsi mengenali posisi bibit saat kebun rimbun.
- Melindungi bibit dari risiko terinjak/rusak saat perawatan awal.
⚠️ Hal yang Harus Diperhatikan
- Jangan tanam di lubang penuh air/becek.
- Hindari menanam terlalu dalam → titik tumbuh bisa busuk.
- Hindari terlalu dangkal → akar mudah kering & bibit tidak kokoh.
- Setelah tanam, lakukan penyiraman awal agar tanah lembab.
Ringkasan
✅ Potong polybag hati-hati, jangan rusak akar.
✅ Bibit dimasukkan tegak lurus ke lubang tanam.
✅ Gunakan top soil untuk menutup akar.
✅ Padatkan tanah perlahan agar bibit kokoh.
✅ Buat piringan untuk menahan air.
✅ Pasang ajir sebagai penanda posisi tanaman.