Pemilihan Bibit
Pemilihan & Pembibitan Kelapa Sawit
Pemilihan Bibit
Sebelum masuk ke tahap pembibitan, petani harus benar-benar memastikan bahwa bibit yang digunakan adalah benih unggul. Bibit yang tidak jelas asal-usulnya bisa berisiko menghasilkan pohon yang rendah produktivitasnya (dura atau pisifera), atau bahkan tidak menghasilkan tandan buah segar sama sekali.
Tips memilih bibit unggul sawit:
-
Gunakan benih bersertifikat
-
Pastikan bibit berasal dari produsen resmi yang memiliki izin, seperti Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) atau penangkar yang terpercaya.
-
Benih palsu sering dijual lebih murah, tetapi berisiko merugikan petani dalam jangka panjang.
-
-
Ciri-ciri bibit unggul sehat:
-
Daun berwarna hijau segar, tidak kekuningan.
-
Batang tegak dan kokoh, tidak miring.
-
Akar serabut banyak dan putih bersih.
-
Tidak terdapat bercak atau gejala serangan hama/penyakit.
-
-
Varietas yang umum digunakan:
-
Tenera (hasil persilangan Dura × Pisifera) adalah varietas yang paling direkomendasikan karena menghasilkan minyak lebih banyak dibanding jenis lain.
-
-
Usia bibit siap semai:
-
Benih sawit biasanya disemai mulai dari biji hingga berkecambah (germinated seed) sebelum masuk ke polybag.
-
Usia benih yang baik untuk disemai adalah 10–12 bulan sebelum dipindahkan ke lapangan.
-