Cover
2025-08-23 08:47:20 admin Persiapan Lahan, 1 view

Pemberian Kapur/Dolomit

Pemberian Kapur/Dolomit untuk Kebun Sawit

Tanah yang terlalu asam (pH rendah) sering menjadi masalah di kebun kelapa sawit. Kondisi ini membuat akar sulit menyerap nutrisi, sehingga pertumbuhan sawit terhambat. Salah satu cara sederhana dan efektif untuk mengatasinya adalah dengan pemberian kapur atau dolomit.

Mengapa Perlu Kapur/Dolomit?

  1. Menetralkan Keasaman Tanah

    • Tanah dengan pH di bawah 4,5 tergolong terlalu asam dan tidak ideal untuk sawit.

    • Dolomit menaikkan pH sehingga mendekati angka ideal, yaitu 4,5–6.

  2. Meningkatkan Ketersediaan Hara

    • Dalam tanah asam, unsur penting seperti fosfor (P) dan kalium (K) terikat dan sulit diserap tanaman.

    • Setelah diberi dolomit, unsur tersebut lebih mudah diserap akar.

  3. Menambah Unsur Hara Tambahan

    • Dolomit tidak hanya mengandung kalsium (Ca) tetapi juga magnesium (Mg), yang sangat dibutuhkan sawit untuk fotosintesis.

  4. Memperbaiki Struktur Tanah

    • Tanah menjadi lebih gembur, akar lebih mudah tumbuh, dan daya serap air membaik.

Cara Pemberian Kapur/Dolomit

  1. Analisis Tanah Terlebih Dahulu

    • Uji pH tanah di laboratorium atau dengan pH meter.

    • Tentukan dosis dolomit sesuai tingkat keasaman tanah.

  2. Dosis Umum

    • 1–2 ton dolomit per hektar untuk tanah dengan pH sangat rendah.

    • Jika pH tidak terlalu asam, cukup 500–1.000 kg/ha.

  3. Waktu Pemberian

    • Sebaiknya dilakukan saat persiapan lahan, sebelum penanaman bibit.

    • Bisa juga dilakukan pada masa pemeliharaan jika hasil analisis tanah menunjukkan pH kembali turun.

  4. Teknik Aplikasi

    • Tebarkan dolomit secara merata di atas permukaan tanah.

    • Campurkan dengan tanah bagian atas (top soil) agar lebih efektif.

    • Untuk tanaman sawit yang sudah tumbuh, dolomit ditaburkan melingkar di sekitar pokok (sesuai proyeksi tajuk daun).

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jangan memberikan dolomit secara berlebihan karena bisa membuat tanah terlalu basa.

  • Pemberian dolomit sebaiknya dilakukan berselang dengan pupuk lain, jangan dicampur langsung.

  • Gunakan dolomit yang sudah digiling halus agar lebih cepat bereaksi.

Tips Praktis untuk Petani

  • Cek pH tanah kebun minimal sekali dalam 2 tahun.

  • Gunakan dolomit sebagai investasi jangka panjang: meskipun biayanya tidak sedikit, hasil panen sawit bisa meningkat signifikan.

  • Kombinasikan dengan pemupukan NPK agar nutrisi tanaman lebih seimbang.

✅ Dolomit = penetral keasaman tanah.
✅ Membantu akar menyerap nutrisi lebih baik.
✅ Menambah unsur kalsium (Ca) & magnesium (Mg).
✅ Dosis rata-rata 1–2 ton/ha, disesuaikan hasil uji tanah.