Lubang Tanam
Pembuatan Lubang Tanam Sawit
Lubang tanam adalah tempat pertama bibit sawit menumbuhkan akar di lahan permanen. Oleh karena itu, pembuatan lubang tanam harus dilakukan dengan benar, karena akan mempengaruhi daya tumbuh, kesehatan akar, dan produktivitas tanaman sawit dalam jangka panjang.
Ukuran Lubang
-
Ukuran standar: 60 cm × 60 cm × 60 cm.
-
Ukuran ini ideal karena memberikan ruang cukup bagi akar untuk berkembang.
-
Pada tanah keras/berbatu, lubang sebaiknya lebih besar agar akar bisa menembus tanah.
Waktu Pembuatan Lubang
-
Dibuat minimal 2 minggu sebelum penanaman.
-
Tujuannya:
- Menggemburkan tanah → akar lebih mudah menembus.
- Membunuh hama & jamur lewat sinar matahari.
- Memberi waktu mikroorganisme tanah untuk beradaptasi kembali.
Pemisahan Lapisan Tanah
Saat menggali, tanah harus dipisahkan menjadi dua bagian:
-
Top Soil (lapisan tanah atas)
- Lapisan paling subur, sedalam 20–30 cm.
- Mengandung unsur hara organik penting.
- Digunakan kembali untuk menutup akar bibit saat tanam.
-
Sub Soil (lapisan tanah bawah)
- Lebih padat & miskin hara.
- Dipakai untuk menutup bagian atas lubang setelah bibit ditanam.
👉 Pemisahan tanah penting agar akar bibit mendapat nutrisi terbaik sejak awal.
Pupuk Dasar di Lubang Tanam
Sebelum bibit ditanam, lubang bisa diberi pupuk dasar:
- Rock phosphate (200–300 gr/lubang) → memperkuat akar.
- Dolomit bila tanah terlalu asam → menetralkan pH.
- Kompos/pupuk kandang matang → menambah bahan organik.
Pupuk dasar sebaiknya ditaburkan di dasar lubang atau dicampur dengan top soil, lalu dibiarkan beberapa hari sebelum tanam.
⚠️ Hal yang Harus Dihindari
- Jangan langsung menanam setelah pupuk ditabur → panas reaksi pupuk bisa merusak akar.
- Jangan menimbun lubang terlalu padat → tanah harus tetap gembur.
- Jangan mencampur top soil dengan sub soil → akar bisa kekurangan nutrisi awal.
Ringkasan
✅ Ukuran standar: 60 × 60 × 60 cm.
✅ Buat minimal 2 minggu sebelum tanam.
✅ Pisahkan top soil (subur) & sub soil (kurang subur).
✅ Beri pupuk dasar (rock phosphate/dolomit/kompos).
✅ Gunakan kembali top soil untuk menutup akar bibit.
👉 Dengan pembuatan lubang tanam yang benar, bibit sawit akan memiliki fondasi kuat sejak awal, lebih cepat tumbuh, dan produktivitas kebun meningkat.